Polsek Kapuas Timur Cek Titik Hotspot di Desa Anjir Serapat Barat, Lakukan Pembasahan Cegah Karhutla Meluas

oleh
oleh
?>
banner 468x60

‎KAPUAS — Personel Polsek Kapuas Timur bersama perangkat Desa Anjir Serapat Barat melaksanakan pengecekan titik hotspot sekaligus upaya penanggulangan dan pembasahan lahan yang terindikasi mengalami kemunculan asap di wilayah Handel Pahlawan, Desa Anjir Serapat Barat, Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (3/9/2026).

‎Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.33 WIB hingga selesai sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) agar tidak berkembang dan meluas.

‎Pengecekan dilakukan berdasarkan titik koordinat -3.1167466666666663, 114.43192499999999, dengan lokasi berupa lahan terbuka milik H. Supian dan Amat. Kondisi vegetasi di sekitar lokasi didominasi rerumputan dan lahan kering yang berpotensi mudah terbakar.

‎Setibanya di lokasi, petugas menemukan adanya asap di sekitar area lahan yang diduga berasal dari titik hotspot. Personel kemudian melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi lahan serta memantau arah asap guna memastikan kondisi di lapangan.

‎Dalam kegiatan tersebut, personel Polri yang terlibat sebanyak 3 orang, dibantu 3 orang perangkat desa dan 2 orang warga. Untuk mendukung proses penanganan, petugas menggunakan 7 unit sepeda motor (R2) serta 4 unit alat pompa solo.

‎Petugas selanjutnya melaksanakan upaya pemadaman dan pembasahan pada area yang terdampak. Luasan lahan yang dilakukan pembasahan diperkirakan mencapai ±3 hektare. Pembasahan dilakukan secara menyeluruh pada area yang memungkinkan guna mencegah munculnya kembali api maupun penjalaran ke bagian lahan lainnya.

‎Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan sumber air di sekitar lokasi serta akses menuju area hotspot yang cukup sulit. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan pemadam berukuran besar tidak dapat menjangkau seluruh area yang membutuhkan penanganan.

‎Meski demikian, personel bersama unsur terkait tetap melakukan penanganan menggunakan peralatan yang tersedia. Selain melakukan pembasahan, petugas juga melaksanakan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

‎Kapolsek Kapuas Timur Iptu Debiantho, S.H., M.H. menegaskan bahwa pengecekan hotspot merupakan bagian dari upaya deteksi dini dalam mencegah Karhutla agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

‎“Pengecekan dan pembasahan dilakukan sebagai langkah pencegahan. Kami terus melakukan pemantauan terhadap lokasi serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait apabila diperlukan penanganan lebih lanjut,” ujar Kapolsek.

‎Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Kapuas Timur.

‎Polsek Kapuas Timur mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun asap yang berpotensi menyebabkan kebakaran.

‎Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Personel tetap melakukan pemantauan terhadap lokasi sebagai langkah antisipasi agar titik hotspot tidak kembali menyala dan api tidak meluas.(Dok37)

banner 336x280
?>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

?>

No More Posts Available.

No more pages to load.