*Kabaglog Polres Bartim Pimpin Apel Pagi, Bhabinkamtibmas Diperkuat Jadi Garda Terdepan Pencegahan Karhutla*

oleh
oleh
banner 468x60

*TAMIANG LAYANG** – Kabaglog Polres Barito Timur **AKP Sukajim, S.H., M.M.** memimpin apel pagi di halaman Mapolres Barito Timur, Kamis, 27 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, selaku Perwira Pengambil Apel, AKP Sukajim memberikan sejumlah arahan dan penekanan kepada personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk meningkatkan langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam arahannya, AKP Sukajim menekankan agar seluruh personel Bhabinkamtibmas terus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat di desa binaan, desa pantauan maupun desa sentuhan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

banner 336x280

Penekanan tersebut disampaikan seiring dicabutnya Peraturan Gubernur terkait pembukaan lahan dengan cara tertentu serta telah diterbitkannya **Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2026 tentang Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar**.

Selain sosialisasi, personel Bhabinkamtibmas juga diminta untuk melakukan pendataan terhadap lahan-lahan yang telah dibersihkan oleh masyarakat dan berpotensi untuk dibakar. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam upaya deteksi dini, mengingat masih ditemukan adanya lahan yang telah dibuka dan tinggal menunggu untuk dilakukan pembakaran.

AKP Sukajim menegaskan pentingnya memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. Pendekatan persuasif dan humanis diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mencegah munculnya titik-titik kebakaran baru.

Tidak hanya itu, Bhabinkamtibmas juga diminta melakukan pendataan sumber-sumber air, embung dan tempat penampungan air yang berada di desa binaan, desa sentuhan maupun desa pantauan. Pemetaan tersebut diperlukan sebagai langkah kesiapsiagaan untuk memastikan ketersediaan sumber air apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Dalam menghadapi potensi meningkatnya kerawanan Karhutla hingga beberapa waktu ke depan, personel Bhabinkamtibmas diminta memperkuat koordinasi dan kolaborasi bersama kepala desa serta masyarakat. Salah satu langkah yang ditekankan adalah pembentukan **Relawan Peduli Api** di masing-masing desa.

Selain kesiapan sumber daya manusia, kesiapan sarana dan peralatan juga harus dipastikan sejak dini. Dengan adanya koordinasi, kesiapsiagaan masyarakat, ketersediaan sumber air dan sarana pendukung yang memadai, diharapkan setiap potensi kebakaran dapat segera diantisipasi dan ditangani sebelum meluas.

Melalui apel pagi tersebut, Polres Barito Timur terus mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Upaya pencegahan Karhutla tidak hanya dilakukan saat kebakaran terjadi, tetapi dimulai dari sosialisasi, pendataan, pemetaan kerawanan hingga penguatan kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat.

**Dengan langkah pencegahan yang terukur dan kesiapsiagaan sejak dini, Polres Bartim berkomitmen menjaga wilayah Kabupaten Barito Timur dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta dampak yang ditimbulkannya.**(Joe)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.