Polres Sukamara – Polsek Permata Kecubung terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi dan himbauan mengenai Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) kepada masyarakat di wilayahnya, Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dan dampak negatif dari praktik pungutan liar, serta mendorong partisipasi warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari pungli, Sabtu (19/10/2024) Pagi.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Permata Kecubung mendatangi berbagai tempat, seperti desa-desa, kantor pelayanan publik, hingga tempat berkumpulnya warga. Melalui sambang langsung, mereka menyampaikan pesan-pesan penting tentang dampak pungli terhadap masyarakat, serta memberikan pemahaman mengenai sanksi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku pungutan liar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberantas praktik pungli di lingkungan masing-masing. Pungli tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengganggu pelayanan publik dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan,” ujar salah satu personel Polsek Permata Kecubung yang terlibat dalam kegiatan ini.
Selain menyampaikan imbauan, personel juga memberikan edukasi kepada warga mengenai ciri-ciri pungutan liar yang sering terjadi di lingkungan sehari-hari. Masyarakat diharapkan dapat lebih kritis dan tidak ragu untuk melaporkan jika menemui praktik yang mencurigakan atau tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur resmi.
“Kami ingin masyarakat lebih memahami bahwa semua pungutan yang tidak memiliki dasar hukum adalah ilegal. Jika menemukan hal tersebut, segera laporkan kepada kami agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tambahnya.
Polsek Permata Kecubung juga memberikan penekanan pada pentingnya peran serta masyarakat dalam memerangi pungli, terutama di lingkungan pelayanan publik. Mereka menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari pungli. Dengan demikian, pelayanan publik dapat berjalan lebih transparan dan adil bagi semua pihak.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga turut serta dalam menjaga integritas lingkungan sekitar. Tanpa dukungan masyarakat, upaya pemberantasan pungli tidak akan berjalan maksimal. Mari kita wujudkan pelayanan yang bersih, adil, dan transparan bersama-sama,” imbuh Kepala Polsek Permata Kecubung.
Kapolsek Permata Kecubung IPDA Ahmad Zaenal menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ini secara rutin untuk menciptakan budaya anti-pungli di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk penegakan hukum, tetapi juga merupakan langkah preventif agar tidak ada lagi masyarakat yang terlibat dalam praktik pungli, baik sebagai pelaku maupun korban.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi tentang dampak buruk pungli, dan mengajak masyarakat untuk menolak segala bentuk pungutan yang tidak sesuai dengan aturan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya kami untuk menciptakan situasi kamtibmas yang lebih kondusif di wilayah Kabupaten Sukamara,” ujarnya.
Dengan himbauan yang disampaikan oleh Polsek Permata Kecubung, diharapkan kesadaran masyarakat akan bahaya pungli semakin meningkat. Polsek Permata Kecubung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu dalam menjaga transparansi dan integritas di lingkungan masing-masing, demi terciptanya pelayanan publik yang bersih dan bebas dari pungutan liar. (HMS)






