Sambil Gowes, Bapak Bunda Asuh Stunting Rumkit Bhayangkara Sambangi Dan Beri Bantuan Anak Stunting

oleh -107 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA – Sebagai bentuk komitmen Bapak/Bunda Asuh Stunting (BAAS) dalam upaya penurunan stunting, Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Tingkat III Palangka Raya Polda Kalteng melaksanakan kegiatan Gowes atau Bersepeda Bersama diwilayah sekaligus menyambangi Anak Stunting bertempat Jalan Sampit, Kota Palangka Raya, Jumat (7/6/2024) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Kompol dr. Anton Sudarto didampingi Ketua Bhayangkari Rumkit Bhayangkara Ny. Iren Anton yang ditunjuk sebagai Bapak Asuh Anak Stunting oleh Pemerintah Daerah setempat dan diikuti beberapa personel.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Karumkit Bhayangkara Kompol dr. Anton Sudarto menjelaskan kegiatan gowes sembari menyambangi anak stunting ini bertujuan memberikan bantuan secara langsung kepada Anak-anak Stunting yang menjadi asuhan Rumkit Bhayangkara.

“Melalui Program Bapak Bunda Asuh Stunting, bantuan berupa makanan bergizi disalurkan kepada balita yang menderita stunting.
Program ini mencakup pemberian makanan tambahan seperti telur, susu dan lainnya untuk mendukung pertumbuhan anak-anak yang teridentifikasi mengalami stunting,” jelas dr. Anton.

Dikatakanya pula, selain memberikan bantuan makanan tambahan, Anak Asuh Stunting Rumkit Bhayangkara juga akan terus dilakukan pendampingan terkait kondisi kesehatannya.

“Kami akan terus mengawal dan mengontrol perkembangan Anak Asuh dengan melakukan pengecekan kesehatan rutin agar tumbuh kembang menjadi anak yang sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Rumkit Bhayangkara Ny. Iren Anton menambahakan bahwa langkah ini tidak hanya berfokus pada penanganan akut stunting, tetapi juga pada pencegahan sejak dini melalui penyuluhan gizi, perbaikan akses terhadap pangan bergizi, serta penguatan sistem kesehatan masyarakat.

“Dengan adanya kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan bahwa perubahan positif dalam status gizi anak-anak dapat terwujud, membawa dampak yang signifikan bagi masa depan generasi mendatang,” tutup Iren.

Dengan kegiatan ini diharapkan percepatan penurunan angka preventif stunting di kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah semakin menurun. (Har/sam)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.