Sebagai bagian dari komitmen menjaga kelestarian alam, Personil Polsek Hanau melalui Polsubsektor Danau Seluluk terus memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satu wujudnya adalah pelaksanaan kegiatan pengecekan lapangan (check ground) yang cepat dan responsif terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau.
Dengan semangat mengabdi di hari Minggu, 08 Februari 2026, pukul 13.50 hingga 14.10 WIB, personil bergerak cepat. Aksi ini merupakan respon positif atas informasi satu titik panas yang terdeteksi oleh satelit NASA-SNPP dan termonitor melalui aplikasi SIIPONGI milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Berdasarkan koordinat dari SIIPONGI, tim segera melakukan verifikasi ke lapangan. Keberhasilan navigasi tim membawa mereka ke lokasi tepat di kawasan hutan areal Desa Tanjung Hara, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan. Di lokasi, petugas mengonfirmasi bahwa titik panas tersebut berasal dari lahan yang telah terbakar. Hasil verifikasi ini merupakan data lapangan yang sangat berharga untuk evaluasi lebih lanjut.
Kapolsek Hanau, IPTU FIRMAN AMIR, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kinerja proaktif anggotanya. “Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi positif antara teknologi pemantauan satelit dan aksi nyata di lapangan. Kami akan terus meningkatkan monitoring melalui Situs Sipongi dan melanjutkan langkah-langkah preventif seperti ini untuk keselamatan lingkungan kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek menekankan pentingnya kolaborasi dengan masyarakat. “Kami terus mendorong dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi mitra dalam pencegahan Karhutla. Mari bersama-sama meninggalkan praktik pembakaran lahan dan beralih ke metode pembukaan lahan yang ramah lingkungan. Kami siap mendukung dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk solusi yang berkelanjutan,” ajak IPTU Firman Amir dengan penuh semangat.
Kegiatan check ground ini bukan hanya menunjukkan kesiapsiagaan aparat, tetapi juga merefleksikan upaya nyata dan sinergis dalam menjaga aset alam Seruyan dari ancaman kebakaran, demi kesejahteraan dan keberlanjutan ekosistem bagi generasi mendatang.






