SAMPIT – Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Mentaya menunjukkan kesiapsiagaan dalam mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Pada Sabtu malam, 19 September 2026, sekitar pukul 23.45 WIB, personel piket Polsek KP. Mentaya terlihat tetap siaga dan sigap membantu proses pengisian suplai air untuk kebutuhan pemadaman karhutla di kawasan Pelabuhan Sampit.
Suplai air tersebut digunakan untuk mengisi mobil tangki milik BPBD, pemadam kebakaran (Damkar), maupun kendaraan milik relawan karhutla yang nantinya digunakan dalam mendukung kegiatan pemadaman di wilayah Kotim.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polsek KP. Mentaya terhadap upaya bersama dalam mengantisipasi dan menangani karhutla, khususnya dengan memastikan ketersediaan air sebagai salah satu kebutuhan utama dalam proses pemadaman.
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra W., S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek KP. Mentaya Ipda Ahmad Zaenal mengatakan bahwa pihaknya siap memberikan pelayanan dan dukungan selama 1×24 jam, khususnya dalam membantu penyediaan suplai air bagi petugas yang melaksanakan pemadaman karhutla.
“Kami siap siaga 1×24 jam untuk membantu kebutuhan suplai air bagi kendaraan pemadam maupun relawan yang melaksanakan penanganan karhutla. Ini merupakan bentuk sinergi dan kepedulian bersama dalam mencegah serta menangani kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kotim,” ujar Ipda Ahmad Zaenal.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan personel di kawasan Pelabuhan Sampit akan terus dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam penanggulangan karhutla.
Dengan adanya sinergi antara kepolisian, BPBD, Damkar, relawan, dan masyarakat, diharapkan penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif sehingga kebakaran tidak meluas serta dapat meminimalkan dampak yang ditimbulkan.




