Polres Kobar – Polres Kotawaringin Barat (Kobar) bersama TNI, Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan BPBD terus melakukan upaya pemadaman serta pendinginan lahan yang terbakar di Jl. Pangkalan Bun – Kotawaringin Lama (Kolam), KM. 15 – 17, Kel. Mendawai Seberang, Kec. Arut Selatan (Arsel), Kab. Kobar, Prov. Kalteng,
Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan terhadap lahan gambut yang masih mengeluarkan asap dan terus dilakukan penanganan.
Dalam kegiatan tersebut, untuk mendukung proses pemadaman, petugas menggunakan kendaraan unit pemadam kebakaran, mesih portabel serta alat pemadam lainnya.
Kapolres Kobar AKBP Joko Handono, S.I.K., M.H., M.M., menjelaskan bahwa kendala dari proses pemadaman dan pendinginan yang dilakukan pihaknya bersama tim gabungan yakni kondisi lahan gambut yang cukup tebal serta angin kencang menjadi kendala bagi petugas karena menyebabkan titik yang masih mengeluarkan asap membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar padam.
“Selain itu, keterbatasan jaringan komunikasi turut menyulitkan koordinasi untuk mendapatkan tambahan kebutuhan operasional di lapangan,” tambah Kapolres.
Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, petugas juga melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa penanganan akan terus dilakukan hingga kondisi lahan benar-benar aman dan tidak kembali menimbulkan titik api.
“Kami bersama seluruh unsur terkait terus melakukan pemadaman dan pendinginan, terutama pada area yang masih mengeluarkan asap. Masyarakat juga kami imbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat menyebabkan api meluas dan membahayakan lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 17.30 WIB. Petugas memastikan lahan yang terbakar telah dilakukan pendinginan dan penanganan akan dilanjutkan secara terus menerus guna memastikan tidak terjadi kembali titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran.


