Berjibaku Hingga Malam, Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Bentuk Jaya

oleh
oleh
?>
banner 468x60

Upaya pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan secara intensif oleh Posko Terpadu bersama tim gabungan di wilayah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Kali ini, tim gabungan yang terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD dan Damkar bergerak cepat melakukan pemadaman Karhutla yang terjadi di kawasan hutan dan lahan milik masyarakat di Desa Bentuk Jaya A5, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Sabtu (5/9/2026).

banner 336x280

Lokasi kebakaran berjarak sekitar 65 kilometer dari Posko BPBD, dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam 20 menit menuju titik api.

Setibanya di lokasi, personel langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan dua unit pompa air milik BPBD. Dalam pelaksanaannya, tim gabungan menghadapi area kebakaran yang cukup luas dengan luasan lahan terdampak diperkirakan mencapai 80 hektare.

Sebanyak 14 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari 2 personel TNI, 5 personel Polri, 5 personel BPBD dan 2 personel Damkar. Tim didukung satu unit mobil Hilux BPBD dan satu unit sepeda motor untuk menunjang mobilitas di lokasi.

Berkat kerja sama dan kesigapan seluruh personel, api berhasil dipadamkan setelah dilakukan upaya pemadaman selama kurang lebih 2 jam 10 menit. Setelah api berhasil dikendalikan, tim kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan tidak terdapat titik api maupun bara yang berpotensi kembali menyala.

Hasil kegiatan menunjukkan bahwa perluasan kebakaran berhasil dicegah, sementara kondisi di sekitar lokasi dapat dikendalikan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar.

Kapolres Kapuas AKBP Rina Perwitasari, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA. menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, sinergi dan kepedulian seluruh pihak.

“Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Setiap laporan titik api harus segera ditindaklanjuti agar api tidak semakin meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat maupun lingkungan. Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, Damkar dan masyarakat menjadi kunci dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla,” tegas Kapolres Kapuas.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” pungkasnya.

Polres Kapuas bersama unsur terkait akan terus meningkatkan patroli, pemantauan titik rawan Karhutla serta kesiapsiagaan personel sebagai langkah nyata dalam menjaga keamanan, kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Kapuas.

banner 336x280
?>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

?>

No More Posts Available.

No more pages to load.