Gunung Mas – Program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, terus didukung melalui kegiatan panen jagung hibrida Kuartal III di lahan binaan Polri, Selasa (18/8/2026). Panen berlangsung di lahan milik Rojikin yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Sumber Barokah, Desa Belawan Mulia, dengan hasil sekitar 4 ton jagung dalam bentuk tongkol dari lahan seluas 1 hektare.
Kegiatan panen dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan melibatkan personel Polsek Manuhing Polres Gunung Mas bersama Kelompok Tani Sumber Barokah serta masyarakat Desa Belawan Mulia. Dari pihak kepolisian, kegiatan diwakili Aipda Joy Lerid selaku PS Kepala Seksi Urusan Umum (Kasium) Polsek Manuhing, didampingi dua personel Bhabinkamtibmas.
Panen tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan Kuartal III yang dilaksanakan pada lahan binaan Polri di wilayah hukum Polsek Manuhing. Kegiatan ini diarahkan untuk mendukung program pemerintah dalam penguatan sektor pangan, khususnya komoditas jagung.
Lahan yang dipanen berada di Desa Belawan Mulia, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas, dan merupakan lahan milik Kelompok Tani Sumber Barokah. Luas lahan yang dipanen mencapai sekitar 1 hektare.
Dari lahan tersebut, hasil panen jagung hibrida tercatat kurang lebih 4 ton dan masih dalam bentuk tongkol. Hasil tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan pertanian yang dilakukan bersama kelompok tani di wilayah binaan Polsek Manuhing.
Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono, S.H., M.M., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A. menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan di wilayah.
“Kami terus mendukung kegiatan kelompok tani di wilayah binaan. Panen ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung ketahanan pangan, khususnya melalui pengembangan sektor jagung,” ujarnya, saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Rabu (19/8.2026) pagi.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi personel Polri untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan yang bersifat produktif. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama kelompok tani diharapkan dapat memperkuat komunikasi dan kerja sama di tingkat desa.
Pelaksanaan panen dilakukan bersama Kelompok Tani Sumber Barokah dan masyarakat Desa Belawan Mulia. Kolaborasi tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung kegiatan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan di Kecamatan Manuhing.
Program panen jagung hibrida Kuartal III ini juga menjadi salah satu bentuk pendampingan terhadap lahan binaan Polri di wilayah hukum Polsek Manuhing. Kepolisian menjalankan perannya dengan membangun komunikasi dan mendukung kegiatan masyarakat sesuai dengan tugas di wilayah.
Kapolsek Manuhing berharap kegiatan serupa dapat terus berjalan melalui kerja sama yang baik antara kepolisian, kelompok tani dan masyarakat. “Kami berharap sinergi dengan kelompok tani dan masyarakat terus terjaga sehingga kegiatan pertanian di wilayah dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Iptu Teguh Triyono.
Dengan terlaksananya panen jagung hibrida seluas 1 hektare dengan hasil sekitar 4 ton tersebut, Polsek Manuhing turut mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan sektor jagung di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Sinergi antara Polri, kelompok tani dan masyarakat diharapkan terus meningkat sehingga dukungan terhadap ketahanan pangan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan. (sp)




























