Kuala Kurun – Polres Gunung Mas terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Operasi Bina Karuna. Pada Rabu (22/7/2026) pukul 09.00 WIB, personel yang tergabung dalam operasi tersebut melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah Kecamatan Kurun sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel yang terlibat dalam Operasi Bina Karuna dengan sasaran masyarakat di Kecamatan Kurun. Berbagai upaya dilakukan secara langsung di lapangan, mulai dari pemasangan spanduk berisi imbauan larangan membakar hutan dan lahan, penyampaian edukasi kepada warga, pembagian Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah, hingga patroli di kawasan yang berpotensi terjadi kebakaran.
Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta menghindari praktik pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya Karhutla. Selain berdampak terhadap kerusakan lingkungan, kebakaran hutan dan lahan juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan akibat kabut asap serta menghambat aktivitas masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis kepada warga. Masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian melalui Layanan Call Center 110 atau instansi terkait apabila mengetahui adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Sebagai bentuk penguatan informasi kepada masyarakat, personel juga membagikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah yang berisi larangan melakukan pembakaran hutan dan lahan beserta konsekuensi hukum yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aturan yang berlaku sekaligus mendorong kepatuhan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Selain sosialisasi, personel Operasi Bina Karuna melaksanakan patroli di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi kebakaran. Patroli dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk memantau kondisi wilayah serta mengantisipasi munculnya titik api, khususnya pada musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla.
Mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., Kasat Binmas Polres Gunung Mas selaku Kepala Kesekretariatan Operasi Resor (Kasetopsres), AKP Edi Sudarmanto, mengatakan bahwa upaya pencegahan menjadi langkah yang sangat penting dalam mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kami terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui edukasi, patroli, dan penyampaian informasi secara langsung kepada masyarakat. Kami berharap seluruh warga dapat berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran,” ujar AKP Edi Sudarmanto saat dikonfirmasi PS Kasihumas Ipda Abner, S.Sos., Kamis (23/7) pagi.
Menurutnya, keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan potensi terjadinya kebakaran dapat diminimalkan sehingga keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Operasi Bina Karuna yang dilaksanakan Polres Gunung Mas merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan preventif yang mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan mampu membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga hutan dan lahan dari ancaman kebakaran.
Polres Gunung Mas berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh lapisan masyarakat terus terjalin dengan baik dalam upaya pencegahan Karhutla. Dengan kerja sama yang berkesinambungan, pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal serta tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari kebakaran hutan dan lahan. (sp)





