Gerak Cepat Polsek Rungan Padamkan Titik Api di Karya Bakti, Karhutla Seluas 1 Hektare Berhasil Dikendalikan

oleh -35 Dilihat
banner 468x60

Gunung Mas – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Rungan bersama unsur TNI dan Damkar dalam menindaklanjuti informasi Hotspot (HS) berdasarkan data satelit NASA-SNPP. Tim gabungan bergerak menuju lokasi titik panas di Desa Karya Bakti, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas, pada Jumat (17/7/2026) pukul 19.30 WIB, hingga berhasil menemukan dan memadamkan kebakaran lahan sebelum meluas.

 

banner 336x280

Groundcheck dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut atas terdeteksinya hotspot pada koordinat Latitude 115114 dan Longitude 113.882877. Lokasi titik panas berada sekitar 10 kilometer dari Mapolsek Rungan dengan waktu tempuh kurang lebih 20 menit melalui jalur darat. Langkah cepat tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan lingkungan serta mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Sebelum bergerak menuju lokasi, personel gabungan terlebih dahulu melaksanakan briefing untuk menyamakan persepsi dan pembagian tugas. Selain itu, seluruh peralatan pendukung dipersiapkan secara optimal agar proses pengecekan maupun penanganan di lapangan dapat berjalan efektif dan aman.

 

Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan terdiri dari 3 personel Polri, 2 personel TNI, dan 5 personel Damkar. Sinergi lintas instansi ini menjadi kekuatan utama dalam percepatan penanganan kebakaran, sekaligus menunjukkan soliditas aparat dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Gunung Mas.

 

Adapun sarana dan prasarana yang digunakan meliputi 3 unit kendaraan roda dua, 1 unit mobil pemadam kebakaran, perangkat komunikasi, serta kamera dokumentasi. Dukungan peralatan tersebut memudahkan mobilisasi personel sekaligus mempercepat proses identifikasi dan pemadaman di lokasi kejadian.

 

Setibanya di titik koordinat hotspot, tim gabungan melakukan pengecekan menyeluruh. Hasil groundcheck memastikan bahwa sinyal hotspot yang terdeteksi satelit memang berasal dari titik api nyata di kawasan semak belukar, sehingga tim segera melaksanakan tindakan pemadaman untuk mencegah api merambat ke area yang lebih luas.

 

Berkat kerja sama yang solid dan respons cepat seluruh personel, api berhasil dipadamkan. Luas lahan semak belukar yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1 hektare, dan kondisi di lokasi telah dinyatakan aman setelah dilakukan pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api kembali.

 

Selain melakukan pemadaman, petugas juga mendokumentasikan kondisi di lapangan serta melaksanakan koordinasi lanjutan sebagai bahan evaluasi penanganan karhutla. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif agar setiap informasi hotspot dapat segera diverifikasi dan ditangani secara cepat.

 

Kapolsek Rungan Ipda Muhamad Helmi Hakim, S.H., mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap setiap informasi hotspot merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. “Setiap informasi hotspot akan kami tindak lanjuti melalui groundcheck bersama instansi terkait. Sinergi Polri, TNI, dan Damkar menjadi kunci keberhasilan dalam mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan, sehingga dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat diminimalkan,” ujar Kapolsek. Sabtu (18/7) pagi.

 

Polres Gunung Mas mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan karhutla sehingga situasi keamanan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Gunung Mas tetap terjaga. (sp)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.