Cegah Pungli dan Premanisme, Sat Samapta Sukamara Turun Langsung ke Pasar Inpres Sukamara

oleh -38 Dilihat
banner 468x60

SUKAMARA – Bertindak cepat dalam menindaklanjuti potensi keresahan di masyarakat, jajaran Sat Samapta Polres Sukamara turun langsung ke Pasar Inpres Sukamara. Melalui kegiatan patroli sambang di pagi hari, aparat kepolisian berupaya untuk mendeteksi dan mencegah segala bentuk pungutan liar (pungli) serta praktik premanisme yang dapat merusak tatanan sosial dan ekonomi di pasar tradisional, Selasa (12/05/2026) Pagi.

Petugas berbaur dengan kesibukan pasar, menyapa ramah setiap pedagang lapak. Tujuan utama interaksi ini adalah untuk mencari tahu secara diam-diam apakah pedagang merasa tertekan oleh pihak tertentu yang meminta setoran ilegal. Pendekatan informatif ini jauh lebih ampuh untuk mencabut akar masalah premanisme ketimbang sekadar melakukan penjagaan fisik di pintu masuk pasar.

banner 336x280

Kapolres Sukamara AKBP Abdian Berkat Ndraha, S.I.K., S.H., M.H. melalui Kasat Samapta IPTU Kardiyanto menjelaskan bahwa dengan dilaksanakannya patroli dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat, mengurangi gangguan kamtibmas, mencegah terjadinya aksi premanisme dan mencegah terjadinya tindak pidana di wilayah hukum Polres Sukamara. Polri hadir sebagai pelindung rakyat kecil yang mencari nafkah.

Sambil mengecek situasi blok pasar, polisi secara konsisten memberikan himbauan kepada warga pada saat patroli agar tetap waspada terhadap aksi premanisme, dan jika terjadi tindak pidana agar segera menghubungi Call Center 110. Pesan ini digaungkan agar masyarakat memiliki keberanian untuk menolak aksi kejahatan dan menyadari bahwa negara siap melindungi mereka sepenuhnya.

Situasi kamtibmas di Pasar Inpres Sukamara pada pagi hari ini terpantau sangat sejuk, kondusif, dan damai. Aktivitas jual beli berlangsung harmonis tanpa ada laporan mengenai gangguan keamanan. Sat Samapta Polres Sukamara berjanji akan terus mensiagakan personelnya untuk merawat kedamaian pasar tradisional sebagai jantung pergerakan ekonomi rakyat di daerah tersebut. (HMS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.