Puruk Cahu – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Murung Raya (Mura) memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Mura atas kinerjanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadan 1446 H.
Ketua MUI Mura H. Amir Hasan, L.C mengatakan, Polres Mura berhasil mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, mulai dari peredaran minuman keras (miras) hingga penyalahgunaan narkoba, serta meminimalkan bentuk penyakit masyarakat lainnya.
“Kami melihat ada upaya nyata dari kepolisian dalam menjaga ketertiban, termasuk mencegah perjudian dan tawuran antar remaja yang sangat meresahkan masyarakat,” ungkap H. Amir, Rabu (30/4/2025).
Dalam kesempatan itu, H. Amir mendorong agar Polres Mura terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Ia menilai program Jumat Curhat yang diinisiasi Polri merupakan langkah positif yang bisa dikembangkan lebih luas.
“Polisi bisa hadir dalam forum-forum masyarakat, seperti istighotsah, tahlil, atau diba’an. Ini akan mempererat hubungan emosional antara polisi dan masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan semangat “Polisi untuk Masyarakat”, di mana kehadiran aparat bukan hanya dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial keagamaan masyarakat.
Selain itu, H. Amir menekankan pentingnya menjaga dan membimbing generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif. Ia berharap Polres Mura dapat turut mendorong pendekatan berbasis minat dan bakat remaja, sehingga potensi positif mereka bisa tersalurkan.
“Jika energi remaja diarahkan dengan benar, mereka bisa menjadi aset besar bagi Kab. Mura. Kita harus jauhkan mereka dari narkoba, tawuran, dan aktivitas negatif lainnya,” tuturnya.
Dilain tempat, Kapolres Mura AKBP Franky M. Monathen, S.I.K. menyatakan dukungan dari tokoh agama dan masyarakat sangat berarti bagi seluruh jajaran kepolisian.
“Sinergi antara kepolisian dan ulama terus terjaga dalam menjaga harmoni, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat Kab. Mura,” ungkap Kapolres. (hms)


