Polres Sukamara — Dalam upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Balai Riam aktif memberikan imbauan kepada masyarakat terkait bahaya dan dampak buruk yang ditimbulkan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan langsung ke masyarakat, termasuk di desa-desa yang rawan Karhutla. Melalui sambang dialogis, personel menyampaikan pesan edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah tindakan pembakaran lahan secara sembarangan, Selasa (03/11/2024) Pagi.
Kapolsek Balai Riam IPDA Purdoyo menegaskan bahwa Karhutla tidak hanya merugikan ekosistem, tetapi juga memberikan dampak serius terhadap kesehatan dan perekonomian masyarakat. Asap yang dihasilkan dari Karhutla dapat menyebabkan gangguan pernapasan, menurunkan kualitas udara, dan memengaruhi aktivitas sehari-hari. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Membakar lahan tidak hanya berbahaya bagi alam, tetapi juga bagi kehidupan kita semua,” ujar Kapolsek.
Selain itu, Polsek Balai Riam juga mengingatkan bahwa tindakan pembakaran lahan yang disengaja merupakan pelanggaran hukum dan dapat dikenakan sanksi tegas. Personel Polsek memberikan penjelasan tentang aturan hukum yang melarang pembakaran lahan serta ancaman pidana bagi pelakunya. Edukasi ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan mencegah terjadinya Karhutla di wilayah hukum Polsek Balai Riam.
Tidak hanya memberikan imbauan, Polsek Balai Riam juga menggandeng perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk bekerja sama dalam melakukan pengawasan di wilayah masing-masing. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat memahami pentingnya melaporkan jika ada indikasi pembakaran lahan yang dapat berpotensi menimbulkan kebakaran besar. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pencegahan Karhutla.
Melalui langkah-langkah ini, Polsek Balai Riam berharap masyarakat semakin sadar akan dampak buruk Karhutla dan ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla demi masa depan yang lebih baik. Lingkungan yang lestari adalah warisan berharga untuk generasi mendatang,” tutup Kapolsek. (HMS)




