Polsek Balai Riam Gelar Sambang Dialogis Malam Hari, Imbau Warga Waspada Paham Radikalisme

oleh
banner 468x60

Polres Sukamara – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah penyebaran paham radikalisme, Polsek Balai Riam menggelar kegiatan sambang dialogis pada malam hari di berbagai wilayah pemukiman. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bersifat radikal dan memecah belah. Melalui dialog yang hangat, personel Polsek berusaha membangun komunikasi langsung dengan warga, guna memperkuat kebersamaan dan membina lingkungan yang aman serta harmonis, Senin (28/10/2024) Malam.

Personel Polsek Balai Riam yang turun ke lapangan secara langsung mendekati masyarakat, menyampaikan pesan-pesan penting mengenai bahaya paham radikalisme yang kerap menyusup melalui berbagai media, termasuk media sosial. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap informasi yang diterima dan tidak mudah percaya terhadap ajakan atau provokasi yang mengarah pada kekerasan. Selain itu, warga juga diminta untuk memperhatikan lingkungan sekitar serta segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

banner 336x280

Dalam sambang dialogis tersebut, anggota Polsek Balai Riam juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga persatuan dan toleransi antarwarga, mengingat bahwa keberagaman adalah salah satu kekuatan bangsa. Mereka mengingatkan bahwa paham radikal seringkali berusaha merusak kerukunan dengan menyebarkan isu-isu yang memecah belah, baik melalui agama, suku, maupun pandangan politik. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk saling mendukung dalam menjaga keharmonisan lingkungan dan tidak memberikan ruang bagi paham yang dapat merusak stabilitas sosial.

Kapolsek Balai Riam IPDA Purdoyo menegaskan bahwa sambang dialogis ini merupakan langkah preventif dalam mencegah radikalisme, terutama di lingkungan yang rentan terpapar oleh pengaruh negatif. “Kami berharap melalui pendekatan persuasif ini, masyarakat dapat lebih memahami dampak buruk dari paham radikal dan menjauhkan diri dari segala bentuk provokasi yang mengarah pada perpecahan,” ungkapnya. Menurutnya, menjaga kamtibmas adalah tanggung jawab bersama, sehingga sinergi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus dipupuk dan ditingkatkan.

Kegiatan sambang dialogis yang berlangsung pada malam hari ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat. Banyak warga yang merasa terbantu dan lebih memahami bagaimana cara menyikapi informasi yang mereka dapatkan sehari-hari, terutama di tengah derasnya arus informasi digital. Warga mengungkapkan apresiasi mereka atas kehadiran polisi yang tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan edukasi langsung yang bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.

Salah satu warga menyatakan, “Kami berterima kasih atas perhatian dan imbauan dari pihak Polsek. Sekarang kami lebih paham pentingnya waspada dan selektif dalam menerima informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang berbahaya.” Selain itu, warga juga berkomitmen untuk aktif berperan dalam menjaga situasi kondusif dan bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan suasana aman di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dengan sambang dialogis ini, Polsek Balai Riam berharap masyarakat dapat menjadi lebih tanggap dan tidak mudah terbawa arus radikalisme yang kerap menyusup melalui berbagai saluran komunikasi. Kapolsek juga menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, mengingat pentingnya memberikan pemahaman secara langsung dan menjalin komunikasi erat dengan masyarakat. Hal ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan lingkungan yang bebas dari pengaruh radikalisme, demi terciptanya keamanan dan kedamaian bersama di wilayah Balai Riam. (HMS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.