Polres Sukamara – Polsek Permata Kecubung mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberantas praktik pungutan liar (pungli) yang merugikan banyak pihak. Himbauan ini merupakan bagian dari program Saber Pungli yang bertujuan untuk menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan publik, Kamis (10/10/2024) Pagi.
Kami mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap segala bentuk pungutan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pungli dapat terjadi di berbagai sektor, termasuk pelayanan publik, perizinan, dan aktivitas pemerintahan lainnya. Praktik ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menciptakan ketidakadilan dan menghambat pembangunan daerah.
Polsek Permata Kecubung mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemui tindakan pungli di lingkungan sekitar. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius dan akan dijaga kerahasiaannya. Masyarakat dapat melapor langsung ke kantor Polsek Permata Kecubung atau melalui saluran komunikasi yang telah disediakan.
Selain itu, kami juga mengimbau kepada seluruh instansi dan pejabat publik untuk senantiasa menjunjung tinggi integritas dan tidak terlibat dalam praktik pungli. Kinerja yang baik dan transparan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan kepolisian. Mari kita bersama-sama menjaga citra baik dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Dalam upaya memberantas pungli, Polsek Permata Kecubung akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya praktik pungli serta cara-cara melaporkannya. Melalui berbagai kegiatan seperti penyuluhan dan dialog interaktif, kami berharap masyarakat semakin sadar akan hak-hak mereka dan berani mengambil tindakan terhadap praktik yang merugikan.
Bersama, kita bisa membangun lingkungan yang bebas dari pungli dan menciptakan pelayanan publik yang lebih baik. Mari kita jaga integritas dan keadilan demi kemajuan bersama. Polsek Permata Kecubung siap mendukung masyarakat dalam melawan praktik pungli dan mewujudkan Sukamara yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel. (HMS)






