Polres Sukamara– Dalam rangka mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personil Polsek Pantai Lunci melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan karhutla di wilayah hukumnya, Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya intensif kepolisian untuk mengurangi potensi kebakaran lahan yang sering kali terjadi saat musim kemarau, Senin (07/10/2024) Pagi.
Selama patroli, personil Polsek Pantai Lunci melakukan pemantauan di area yang dianggap berisiko tinggi mengalami kebakaran, seperti kawasan perkebunan dan lahan kosong. Selain itu, mereka juga berdialog dengan masyarakat setempat untuk memberikan edukasi tentang bahaya karhutla dan cara pencegahannya. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta diminta segera melapor jika menemukan titik api atau asap yang mencurigakan.
Kapolsek Pantai Lunci IPTU Sugriana menegaskan pentingnya patroli di wilayah rawan karhutla ini sebagai langkah preventif untuk meminimalisir risiko kebakaran. “Patroli di area rawan karhutla ini merupakan langkah antisipatif kami agar masyarakat lebih waspada dan ikut berperan aktif dalam mencegah kebakaran. Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai dampak buruk kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kapolsek.
Kegiatan patroli ini juga menjadi sarana untuk mempererat kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan dilaksanakannya patroli rutin di area rawan karhutla, diharapkan potensi terjadinya kebakaran dapat diminimalisir, serta masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dari bencana kebakaran.
Kapolsek Pantai Lunci juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah rawan, terutama saat musim kemarau panjang. “Kami akan terus berupaya menjaga keamanan lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat diperlukan agar wilayah Pantai Lunci tetap aman dari bahaya karhutla,” tambahnya.
Dengan patroli ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan bahaya karhutla semakin meningkat, sehingga bencana tersebut dapat dihindari, dan lingkungan tetap terjaga. (HMS)







