Polres Sukamara – Menjelang akhir bulan dan mendekati periode transaksi keuangan tinggi, Sat Samapta Polres Sukamara semakin meningkatkan patroli di sejumlah titik vital di wilayah hukumnya, termasuk area Automated Teller Machine (ATM). Patroli ini bertujuan untuk memastikan keamanan masyarakat saat melakukan transaksi, serta mencegah adanya potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kriminal seperti pencurian, skimming, atau perusakan fasilitas perbankan, Sabtu (28/09/2024) Pagi.
Patroli menyasar beberapa ATM di sekitar pusat kota Sukamara dan lokasi-lokasi strategis lainnya. Personel Sat Samapta yang bertugas tidak hanya melakukan pemantauan fisik, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat yang sedang melakukan transaksi di ATM. Dalam kesempatan tersebut, mereka memberikan imbauan kepada warga untuk selalu waspada dan berhati-hati saat menggunakan ATM, terutama pada malam hari.
Kapolres Sukamara AKBP Telly Alvin, S.I.K. melalui Kasat Samapta Polres Sukamara IPTU Subardo menegaskan bahwa patroli di area ATM merupakan salah satu upaya preventif yang dilakukan pihak kepolisian untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. “Kawasan ATM adalah salah satu titik yang rentan terhadap kejahatan, terutama di saat transaksi sedang tinggi. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman saat menggunakan fasilitas perbankan, baik siang maupun malam hari,” ujarnya.
Patroli ini juga menjadi langkah proaktif dalam menghadapi berbagai modus kejahatan yang mungkin terjadi di sekitar ATM. Tidak hanya ancaman perampokan, tetapi juga kejahatan siber seperti skimming, di mana pelaku memasang alat pada mesin ATM untuk mencuri data kartu nasabah. Personel Sat Samapta memberikan edukasi singkat kepada warga mengenai cara-cara mencegah kejahatan skimming, seperti memeriksa slot kartu dan menjaga kerahasiaan PIN saat bertransaksi.
Salah satu personel Sat Samapta yang bertugas mengungkapkan, “Kami selalu mengingatkan warga untuk lebih waspada, terutama jika mereka merasa ada hal yang mencurigakan di sekitar ATM. Jika ada yang melihat alat yang tidak wajar terpasang di mesin, atau ada orang yang bertingkah aneh, kami meminta masyarakat untuk segera melapor ke pihak kepolisian atau pihak keamanan bank.”
Selama patroli, personel juga memastikan bahwa fasilitas ATM dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Mereka memeriksa secara berkala area sekitar ATM, seperti ruang tunggu dan area parkir, untuk memastikan tidak ada potensi ancaman yang mengintai pengguna. Beberapa ATM di lokasi terpencil juga menjadi prioritas pengawasan, mengingat daerah-daerah tersebut seringkali sepi dan rawan tindak kriminal.
Kasat Samapta menjelaskan bahwa patroli ini tidak hanya berfokus pada pengamanan fisik, tetapi juga untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menggunakan layanan perbankan. “Kehadiran personel kami di lapangan bertujuan untuk meminimalisir potensi kejahatan dan memberikan rasa tenang kepada warga. Kami ingin memastikan bahwa fasilitas umum seperti ATM tetap aman dan bisa digunakan oleh masyarakat kapan saja,” jelasnya.
Selain berpatroli, personel Sat Samapta juga melakukan sambang dialogis dengan beberapa petugas keamanan perbankan yang berada di sekitar lokasi ATM. Mereka mendiskusikan berbagai langkah pengamanan tambahan yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kejahatan, seperti penambahan pencahayaan di sekitar ATM, pemasangan kamera pengawas (CCTV), dan peningkatan frekuensi pengecekan mesin ATM oleh pihak bank.
Dalam dialog tersebut, petugas keamanan bank juga diminta untuk lebih proaktif dalam melaporkan setiap kejadian yang mencurigakan. “Kami berharap pihak keamanan bank bisa segera melapor jika ada masalah, baik kerusakan mesin atau aktivitas mencurigakan di area ATM. Kerja sama antara pihak bank dan kepolisian sangat penting untuk menjaga keamanan fasilitas ini,” tambah salah satu personel yang terlibat dalam patroli.
Polres Sukamara melalui Sat Samapta juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan menerima bantuan dari orang yang tidak dikenal saat menggunakan ATM. Beberapa kasus penipuan kerap terjadi ketika pelaku menawarkan bantuan palsu dan kemudian mencuri data nasabah atau menguras saldo rekening. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu berhati-hati dan hanya mempercayai petugas resmi jika mengalami kesulitan saat bertransaksi.
Selain itu, Sat Samapta juga mengajak masyarakat untuk selalu memanfaatkan layanan digital banking sebagai alternatif yang lebih aman. Dengan kemajuan teknologi, banyak transaksi perbankan kini bisa dilakukan melalui smartphone, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke ATM, terutama di malam hari. “Kami mendukung penggunaan teknologi yang lebih aman, terutama bagi mereka yang sering bertransaksi dalam jumlah besar. Namun, kami tetap memastikan bahwa bagi mereka yang memilih menggunakan ATM, keamanan mereka tetap menjadi prioritas utama kami,” lanjut Kasat.
Patroli di area ATM ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama di akhir bulan ketika aktivitas transaksi masyarakat meningkat. Pihak kepolisian juga berencana untuk meningkatkan koordinasi dengan perbankan di wilayah Sukamara guna memperkuat sistem keamanan di sekitar fasilitas perbankan, termasuk ATM.
Dengan upaya patroli yang intensif ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman saat melakukan aktivitas perbankan. Sat Samapta Polres Sukamara berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, sekaligus memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat dari potensi ancaman kriminal, baik fisik maupun digital. (HMS)


