Polsek Balai Riam Gencarkan Edukasi Saber Pungli, Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Menanggulangi Pungli

oleh
banner 468x60

Polres Sukamara – Dalam upaya memberantas praktik pungutan liar (pungli) yang masih marak di berbagai sektor, Polsek Balai Riam melaksanakan program edukasi Saber Pungli secara langsung melalui kegiatan sambang ke masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada warga tentang bahaya pungutan liar serta mendorong mereka untuk berperan aktif dalam menanggulangi praktik tersebut, Selasa (24/09/2024) Pagi.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan kunjungan anggota Polsek ke berbagai lokasi strategis, termasuk pasar, kantor desa, dan tempat berkumpulnya masyarakat. Dalam setiap sambang, petugas membawa pesan-pesan edukatif mengenai pungutan liar dan dampaknya terhadap masyarakat. Dengan pendekatan yang bersahabat, anggota Polsek Balai Riam berbincang langsung dengan warga, menjelaskan bahwa pungutan liar tidak hanya merugikan individu, tetapi juga menciptakan ketidakadilan dan kerugian bagi pembangunan daerah secara keseluruhan.

banner 336x280

Kapolsek Balai Riam IPDA Purdoyo menjelaskan, “Kami ingin masyarakat memahami bahwa pungutan liar adalah praktik ilegal yang harus ditentang bersama. Melalui kegiatan sambang ini, kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersatu melawan pungli. Kesadaran masyarakat adalah kunci untuk memberantas praktik ini.” Dalam dialog tersebut, warga diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan keluhan yang mereka alami terkait pungutan liar.

Edukasi ini juga mencakup informasi tentang cara melaporkan kasus pungutan liar yang ditemukan. Polsek Balai Riam menyediakan saluran komunikasi yang mudah diakses bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan pungli. “Kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor jika melihat atau mengalami praktik pungutan liar. Setiap laporan sangat berharga dan akan kami tangani dengan serius,” tegas Kapolsek.

Selain menyampaikan informasi, Polsek Balai Riam juga memberikan himbauan langsung kepada warga agar lebih waspada terhadap tawaran atau pungutan yang tidak jelas. “Jika ada yang meminta imbalan atau biaya yang tidak sesuai dengan ketentuan, jangan segan untuk bertanya atau menolak. Kami siap membantu dan mendukung warga dalam mengatasi situasi tersebut,” tambah Kapolsek.

Keberadaan anggota Polsek di tengah-tengah masyarakat selama kegiatan sambang ini juga bertujuan untuk menciptakan kedekatan antara polisi dan warga. Dengan cara ini, Polsek Balai Riam berharap dapat membangun kepercayaan dan memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Masyarakat yang merasa dekat dengan petugas kepolisian cenderung lebih terbuka dalam melaporkan masalah yang mereka hadapi, termasuk praktik pungutan liar.

Dalam setiap pertemuan, Polsek Balai Riam juga menekankan pentingnya kolaborasi antarwarga untuk saling mengawasi dan melaporkan praktik pungli. Dengan membangun jaringan informasi yang solid, diharapkan masyarakat dapat saling mendukung dalam mengatasi masalah ini. “Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan kita. Mari kita berperan aktif dan saling membantu untuk menciptakan masyarakat yang bebas dari pungutan liar,” ujar Kapolsek.

Melalui kegiatan sambang dan himbauan langsung ini, Polsek Balai Riam tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif di antara masyarakat untuk menanggulangi pungutan liar. Diharapkan, langkah ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk berani melaporkan dan menolak praktik-praktik yang merugikan. Dengan kerjasama antara polisi dan masyarakat, penanganan pungutan liar akan menjadi lebih efektif, sehingga tercipta lingkungan yang lebih adil dan transparan bagi semua. (HMS)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.