TEWENEWS, KUALA KAPUAS – Jembatan Terusan di Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalteng yang sempat mangkrak selama hampir 10 tahun. Jembatan tersebut mangkrak karena hanya dibangun tiang dan oprit jembatan di seberang menyebrang. Namun mulai tahun 2024 sudah dilanjutkan dan dikerjakan pembangunannya dengan anggaran 20 milliar rupiah oleh Pemkab Kapuas.
Sebagaimana diketahui beberapa desa yang ada di wilayah Terusan selama 40 tahun terisolasi karena tidak tersambung akses jalan darat. Masyarakat hanya menggunakan transportasi air.
Padahal wilayah Terusan sebagai penghasil pertanian beras dan sayur sayuran dan buah buahan. Wilayah ini juga sebagai lumbung padi Kapuas maupun Kalteng. Jembatan dan jalan adalah impian masyarakat 7 desa yang ada di wilayah Terusan.
Terkait progres jembatan sungai Terusan, Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi mengatakan bahwa saat ini sudah progrses berjalan. Untuk abutmen sudah tinggal nanti kerangka dan tiang pancang atau pilar yang ada di tengah.
“Sekarang ini untuk mobilisasi tiang pancang yang ada di tengah sudah. Untuk pilar yang di tengah sudah. Nah sekarang ini kan untuk mobilisasi tiang pancang sudah, untuk kerangkanya juga sudah dipesan. Nanti kalau sudah nanti tiang pancangnya rangkanya selesai, insyaallah Desember nanti selesai untuk jembatan yang ada di Terusan,”ujar Erlin Hardi, Senin (5/8/2024) saat kunjungan di Bataguh.
Erlin Hardi berharap dengan terkoneksinya akses ini nantinya dengan jembatan yang dibangun, ini juga menjadi hal yang diperhatikan untuk peningkatan jalannya.
“Kita harapkan juga masyarakat warga kita yang ada di Terusan khususnya bisa lebih menikmati aksesibilitas yang lebih mudah, baik untuk aksesibilitas orang, barang, maupun hasil-hasil pertanian.
Kita harapkan nanti tumbuhnya kawasan kawasan ekonomi yang ada di daerah Terusan.” Pungkas Erlin Hardi









