Kuala Kurun – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan keamanan di jalan raya, Polres Gunung Mas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) intensif terkait antisipasi penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong) dan aksi balap liar. Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kasat Lantas Polres Gunung Mas ini menjadi langkah preventif pihak kepolisian bersama instansi terkait guna memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat pengguna jalan, Selasa (30/6/2026).
Rapat koordinasi yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri langsung oleh jajaran Satlantas Polres Gunung Mas, yakni Kasat Lantas dan KBO Lantas, serta bersinergi dengan Kasatpol PP dan perwakilan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gunung Mas. Sinergitas lintas sektoral ini menunjukkan komitmen kuat aparat dalam menangani keresahan masyarakat terhadap kebisingan dan potensi bahaya di jalan raya.
Dalam arahannya, Ps. Kasat Lantas Polres Gunung Mas, Iptu Eko Erry Setiawan, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K., M.H., menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi untuk mendisiplinkan pengguna jalan. Ia menegaskan bahwa kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Rakor ini kami laksanakan untuk memetakan langkah konkret dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait knalpot yang tidak sesuai teknis dan aksi balap liar yang membahayakan. Kami tidak ingin jalanan di Gunung Mas menjadi arena yang mengancam keselamatan pengendara lain,” tegas Iptu Eko Erry Setiawan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa tindakan yang akan dilakukan akan mengedepankan sisi edukatif namun tetap tegas sesuai aturan yang berlaku. Pihaknya berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan tidak memodifikasi kendaraan yang tidak sesuai standar pabrikan demi kenyamanan bersama.
Langkah strategis yang disepakati dalam rapat meliputi peningkatan frekuensi patroli gabungan di titik-titik yang dianggap rawan menjadi lokasi balap liar. Selain itu, sosialisasi kepada para pemilik bengkel motor dan komunitas otomotif akan digalakkan kembali agar tercipta pemahaman yang sama mengenai aturan lalu lintas.
Dishub dan Satpol PP pun menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program ini. Mereka akan bersinergi dalam pengawasan di lapangan, terutama pada jam-jam yang sering dijadikan waktu berkumpulnya para pelaku balap liar, sehingga kehadiran petugas dapat memberikan efek jera secara persuasif.
Masyarakat pengguna jalan menyambut baik inisiatif dari pihak kepolisian ini. Banyak warga berharap agar kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi formalitas, namun diikuti dengan tindakan nyata yang berkelanjutan di lapangan agar wilayah Gunung Mas tetap tertib dan tenang.
Polres Gunung Mas berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di lapangan pasca-rapat koordinasi ini. Keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjadi tujuan utama yang ingin dicapai melalui sinergi berkelanjutan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan kesepakatan jadwal patroli gabungan yang akan mulai dijalankan dalam waktu dekat. Diharapkan, melalui koordinasi ini, tercipta budaya berlalu lintas yang baik di Kabupaten Gunung Mas, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa terganggu oleh suara bising atau ancaman aksi balap liar. (sp)


