Sukamara – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Polairud Polres Sukamara terus mengintensifkan kegiatan dialogis serta pemasangan spanduk imbauan kepada masyarakat.
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar yang masih kerap terjadi dan berpotensi menimbulkan dampak serius bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi warga, khususnya di wilayah rawan karhutla, untuk memberikan edukasi mengenai bahaya dan dampak dari pembakaran lahan, seperti pencemaran udara, kerusakan ekosistem, hingga potensi sanksi hukum bagi pelaku.
Selain itu, pemasangan spanduk imbauan dilakukan di titik-titik strategis agar pesan larangan membakar lahan dapat diketahui secara luas oleh masyarakat.
Petugas juga mengajak masyarakat untuk beralih ke metode pembukaan lahan yang lebih ramah lingkungan serta tidak menimbulkan risiko kebakaran.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam menjaga lingkungan serta turut berperan aktif dalam mencegah terjadinya karhutla di wilayah Sukamara.
Polairud Sukamara Intensifkan Dialog dan Pemasangan Spanduk untuk Tekan Pembukaan Lahan dengan Cara Dibakar






